GANTI OLI SETIAP 5000 KM UNTUK YANG SERING KENA MACET

Share:

Mengganti oli mobil adalah kegiatan rutin yang selalu kita lakukan agar kondisi mesin kita tetap terjaga. Namun, tentu saja terkadang pada beberapa kondisi, penggantian tersebut memerlukan jadwal yang berbeda. Menurut Galih Laksono, pemilik bengkel G-Speed Jakarta, penggantian oli setiap 7.500 atau 10.000 km itu jika kendaraan digunakan di jalan kombinasi macet dan tol, tetapi jika mobil lebih sering terkena macet sebaiknya penggantian oli dilakukan setiap 5.000 km hal ini dikarenakan ketika terkena macet umur mesin akan turun.

Senior Development Technologist dari Castrol, Gareth Bracchi juga memaparkan bahawa mengemudi berhenti-jalan atau Stop Start  lebih banyak mempercepat dan menurunkan laju kendaraan serta menambah waktu berhenti dengan mesin menyala.

Ketika sepertiga dari perjalanan dihabiskan dengan berhenti dan dalam keadaan mesin yang menyala hal ini menyebabkan terjadinya tekanan paling tinggi pada bagian penting mesin yang pada akhirnya menyebabkan keausan mesin mikroskopis pada bagian penting mesin.

Untuk menghindari gangguan yang disebabkan kemacetan pada kendaraan, Castrol pun telah mengeluarkan oli khusus untuk mobil yang sering terkena macet. Sebagaimana disampaikan oleh Country Marketing Manager Castrol Indonesia, Deananda Sudijo, bahwa Castrol Magnetec Stop-Start memiliki molekul pintar yang menempel pada mesin yang mampu membentuk lapisan self-healing sehingga oli ini terbukti dapat memberikan perlindungan 20% lebih baik dalam mencegah keausan mikroskopik.

Tidak ada komentar