Waspada Ban Botak!!

Share:

Perawatan dan penggantian komponen mobil Toyota harus dilakukan sesegera mungkin jika terdapat kerusakan. Hal ini penting untuk menjaga performa mobil tetap maksimal. Banyak pengendara yang sering lalai untuk memeriksa komponen mobil dan melakukan penggantian hingga kerusakan fatal terjadi. Contohnya adalah merawat dan mengganti ban kendaraan. Padahal, ban yang sudah menipis bisa mengganggu aktifitas mengemudi hingga mengancam keselamatan Anda.

Peringatan keras pun dikeluarkan oleh organisasi keselamatan TyreSafe setelah melihat foto mengejutkan. Foto tersebut berisi gambar dimana seorang pengguna mobil kenamaan memiliki ban rusak dan polanya (pattern) sudah tak ada lagi sehingga membuatnya ‘impoten’ ketika melintasi permukaan jalan yang licin.

“Kondisi ban yang seperti ini sama saja menunggu terjadinya kecelakaan.  Selama ini banyak masyarakat yang kurang memperhatikan dan memeriksa ketebalan tapak ban terutama saat musim hujan. padahal pengecekan itu apabila dilakukan tidak akan memakan waktu lama. Ini sebenarnya kewajiban bagi para pengendara yang harus dilakukan sebulan sekali agar selamat saat berkendara dalam keadaan apapun.” terang Stuart Jackson Ketua TyreSafe.

Negara maju seperti Inggris sudah mengeluarkan ketetapan standar mengenai ukuran ban ini dengan ukuran minimal tapak ban yaitu 1.6 mm. Jika tak memenuhi standar, maka pengguna mobil tersebut akan dikenakan denda hingga £ 2.500 (hampir 50 juta rupiah). Peraturan ini pun diterapkan dengan ketat di seluruh jalanan termasuk kota London. Hal ini dibuktikan pada tahun 2012 di mana lebih dari 170 pengendara mobil dikenai denda dan dituntut di pengadilan setiap minggunya karena mengendarai mobil dengan ban rusak.

Pemeriksaan ini bisa dilakukan hanya dengan memasukkan koin sebesar 20 peni ke dalam alur utama ban. Jika pita luar koin terlihat, maka tapak ban terlau rendah dan harus segera diganti.

Tidak ada komentar