Membeli mobil bekas memang memiliki kelebihan murah diongkos. Namun terkadang mobil bekas juga dapat membuat anda mengeluarkan uang lebih untuk perbaikan dan boros BBM. Biasanya hal ini terjadi karena anda kurang teliti saat mengecek kondisi mobil bekas yang anda inginkan.
Untuk mengetahui apakah mobil bekas yang anda taksir memiliki ciri-ciri boros BBM, anda harus teliti memperhatikan kondisi luar body dan dalam mesin mobil tersebut. Salah satu faktor yang menyebabkan mobil bekas boros BBM adalah karburator atau injeksi bensin. Knalpot racing terkadang membuat pengaturan karburator agak boros dan kompresi menurun. Selain itu item seperti penggunaan aksesoris diluar standar seperti pemasangan ban yang besar dan lebar yang dapat menambah bobot juga dapat mempengaruhi konsumsi bahan bakar mobil.
Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan, yaitu mengecek kondisi karburator dan Filter udara. Pemborosan BBM dapat terjadi jika filter udara kotor dan menghambat pergerakan udara masuk, akibatnya campuran pembakaran menjadi terlalu gemuk. Hal ini juga dapat menyebabkan kurang bertenaganya mesin mobil bekas anda.
anda juga dapat mengetahui ciri-ciri pembakaran terlalu gemuk dengan melihat asap knalpot. Asap knalpot yang berwarna hitam jelaga adalah salah satu ciri pembakaran terlalu gemuk. Jika mobil bekas yang anda taksir memiliki ciri-ciri knalpot berwarna tersebut, anda harus mempertanyakan kondisi karburator dan filternya.
Mobil dengan penggunaan bensin normal biasanya memiliki asap knalpot yang tidak berwarna. Jika anda merasa kesulitan untuk mengecek sendiri kondisi karburator dan filter pada mobil bekas, anda dapat membawa mekanik untuk membantu anda mengecek kondisi mobil bekas yang ingin anda beli.


Tidak ada komentar