Department of Transportation’s National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) mengumumkan aturan baru mengenai mobil otomatis termasuk rencana riset masalah keselamatan kendaraan dan rekomendasi dari negara tentang pengetesan, lisensi, dan regulasi dari kendaraan autonomous atau self-driving. Self-driving vehicle adalah kendaraan yang tidak memerlukan input langsung dari pengemudi untuk mengendalikan steering, acceleration dan braking. Mobil ini didesain agar pengemudi tidak perlu memonitor kondisi jalan terus menerus ketika mengoperasikan self-driving vehicle.
Aturan dari NHTSA ini meliput: penjelasan dari berbagai bagian dari kendaran inovasi dan jenis otomatisasi yang menawarkan potensi signifikan dalam pengurangan kecelakaan dan kematian di jalan raya. Rangkuman dari riset NHTSA yang telah direncanakan atau telah dimulai untuk memastikan semua masalah keselamatan yang berhubungan dengan vehicle automation agar dieksplorasi. Rekomendasi untuk negara yang telah memiliki ijin operasi untuk tujuan pengetesan, untuk melihat seberapa maksimal keamanan dari kendaraan ini di jalan raya.
Beberapa negara bagian termasuk Nevada, California dan Florida telah membuat peraturan perundang-undangan yang mengijinkan pengoperasian dari self-driving vehicle. Kendaraan yang masih dalam masa uji coba ini merupakan teknologi terkini yang dilengkapi dengan berbagai jenis fitur keselamatan seperti electric stability control. Self-driving vehicle sendiri masih dalam masa uji coba dan memang menjadi kontroversi. Terlebih lagi fitur keselamatan yang diragukan mampu mengurangi kasus kecelakaan di jalan raya.


Tidak ada komentar